Setelah Partai Demokrat, kini giliran Partai Amanat Nasional yang menilai pernyataan Presiden PKS itu terlalu terlalu prematur.
"Saat ini partai-partai sedang sibuk mempersiapkan konsolidasi partai terutama jelang verifikasi parpol di Kemenkumham. Jadi jangan menuding partai lain yang melakukan manuver terhadap PKS," kata Wakil Sekjen DPP PAN, Anton Syafriuni kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 28/3).
Justru, menurut mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah ini, Presiden PKS harus memanfaatkan momentum ini untuk membuktikan kepada publik bahwa partainya adalah partai peduli dan bersih, yang selama ini jadi jargonnya.
"Secara psikologis saya menduga bahwa Ustad Luthfi sangat surprise dengan kejadian ini. Namun saya yakin PKS adalah partai kader yang tidak mudah diplintir oleh pihak lain dan bisa menyelesaikannya dengan elegan," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: