Badan Pekerja Tokoh Lintas Agama Anggap Isu Revolusi Ajang Lucu-lucuan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 25 Maret 2011, 16:53 WIB
Badan Pekerja Tokoh Lintas Agama Anggap Isu Revolusi Ajang Lucu-lucuan
ilustrasi/ist
RMOL. Wacana kudeta oleh purnawirawan jenderal dan isu revolusi yang didengungkan sejumlah aktivis Islam dicibir. Wacana itu dianggap sebagai ajang lucu-lucuan.

"Respon saya itu lucu-lucuan saja. Karena dimana-mana revolusi itu tidak pernah diumumkan, tapi langsung dikerjakan. Kaum revolusioner itu tidak butuh media, tapi kerja di bawah meyakinkan orang. Makanya kita nggak ngerti, ini mau revolusi atau mau show," kata anggota Badan Pekerja Tokoh Lintas Agama, Ray Rangkuti, kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 25/3).

Selain itu masih kata Ray, kudeta itu umumnya dilakukan oleh sekelompok orang yang terlatih dan memiliki senjata. Dalam artian, jelas Ray, kudeta itu dilakukan oleh para tentara aktif.

"Paling yang bisa mereka (purnawirawan jenderal) lakukan adalah mempengaruhi TNI aktif," kata Ray.

Namun, Direktur Lingkar Madani Indonesia ini mengingatkan, bila kudeta atau revolusi betul-betul akan dijalankan, itu sama saja purnawirawan jenderal  dan aktivis Islam itu menjebloskan diri sendiri.

"Saya pikir kita semua, cara-cara pengambilalihan kekuasaan dengan cara-cara inkonsitusional harus dihentikan. Kalau mereka melakukan itu akan memancing kemarahan publik," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA