Demokrat: Terlalu Dini Kaitkan Bom Utan Kayu dengan Reshuffle Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 15 Maret 2011, 19:32 WIB
Demokrat: Terlalu Dini Kaitkan Bom Utan Kayu dengan <i>Reshuffle</i> Kabinet
ilustrasi/ist
RMOL. Terlalu prematur bila bom yang ditujukan kepada Ketua DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla dikaitkan dengan suara kerasnya mendesak reshuffle.

"Sebagai perkiraan, bisa saja itu salah satu motifnya. Tapi kan untuk mengatakan bom Ulil karena (kerasnya dia mendesak) reshuffle terlalu dini," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 15/3).

Ramadhan Pohan membenarkan bahwa selama 10 tahun berkecimpung di Jaringan Islam Liberal dan menyuarakan kebebasan dan nasionalisme-relijius, sebagaimana jargon Partai Demokrat, Ulil memang tidak pernah mendapat ancaman.

Tapi sekali lagi, dia belum berani mengambil keputusan bahwa motif bom tersebut adalah politik. Dia menyarankan agar publik menunggu hasil penyelidikan polisi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA