"Saya tidak tahu (kenapa). Selama saya terlibat dalam pemikiran Islam, tidak pernah mengalami seperti ini," kata Ulil kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 15/3).
Ulil mencium ada motif politis di balik ledakan bom tersebut. Karena dia menduga, pengeboman itu terjadi setelah dia berbicara keras dalam isu politik belakangan ini.
"Ini menarik, apakah (karena) setelah saya aktif di politik dan mengeluarkan pernyataan agak keras tentang isu politik kekinian," ujarnya.
Ulil saat ini aktif di DPP Partai Demokrat. Belakangan ini Ulil gencar menyuarakan perlunya SBY merombak Kabinet Indonesia Bersatu II. Ulil sempat mendesak agar PKS ditendang dari koalisi dan kabinet.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.