"Apa yang disebut (SBY) dengan menyudahi adalah penghentian tanggapan dari Merdeka Utara (Istana) dan jajaran kementerian yang ikut membantu meluruskan berita
The Age dan
Sidney Morning Herald," kata Daniel kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 15/3).
Namun, dia menambahkan, imbauan Presiden itu jelas tidak pernah dimaksudkan untuk membatasi pihak-pihak yang disebut dalam berita itu untuk memberikan pelurusan dan klarifikasi.
"Walaupun demikian, Presiden mengajak semua pihak untuk lebih masuk akal dan mengihindari kehebohan," tandasnya.
Kemarin SBY mengisyaratkan menggugat dua koran Australia itu. Karena SBY tidak menerima disebut telah menyalahgunakan kekuasaan.
"Saudara tahu kebiasaan saya, setelah semuanya bisa dinalar dengan baik secara jernih, tentu dengan tetap menjalankan tugas saya sebagai kepala pemerintah dan negara, saya akan menggunakan hak saya untuk mendapatkan keadilan dengan cara-cara yang demokratis," kata Presiden dalam sidang kabinet di Istana Bogor hari ini (Senin, 14/3).
[zul]
BERITA TERKAIT: