Pasalnya, pada waktu yang bersamaan Presiden SBY sedang mendapat sorotan publik atas ketidakpuasan dalam berbagai janji-janji yang tidak ada bukti, terutama setelah para tokoh lintas agama menudingnya melakukan kebohongan publik.
"Nah ini kan memang gaya SBY. Kalau (anak buah) salah dia menghindari, kalau benar dia maju duluan," kata anggota badan pekerja tokoh lintas agama, Ray Rangkuti, kepada
Rakyat Merdeka Online, Selasa malam.
Contoh lain untuk membuktikan argumennya, Ray mendedahkan soal ancaman Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam terhadap media yang kerap mengritik pemerintah. Setelah Dipo Alam mendapat cercaan dari berbagai kalangan, SBY dan Partai Demokrat balik badan dan tidak ada yang mendukung dengan mengatakan itu hanya pendapat pribadi Dipo.
"Oleh karena itu, mungkin para gubernur itu sudah mengerti, sudah paham gaya SBY. Makanya tidak ada reaksi yang berlebihan. Mereka sudah biasa jadi kambing hitam," demikian Ray.
[zul]
BERITA TERKAIT: