SBY Sudah Sering Kambinghitamkan Bawahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 23 Februari 2011, 08:48 WIB
SBY Sudah Sering Kambinghitamkan Bawahan
ray rangkuti/ist
RMOL. Tidak ada yang aneh dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap pemerintah daerah atas banyaknya komitmen investasi yang tidak terealisasi. Pernyataan itu disampaikan SBY dalam rapat kerja yang dihadiri anggota kabinet, gubernur se-Indonesia, dan pimpinan BUMN di Istana Bogor (Senin, 21/2).

Pasalnya, pada waktu yang bersamaan Presiden SBY sedang mendapat sorotan publik atas ketidakpuasan dalam berbagai janji-janji yang tidak ada bukti, terutama setelah para tokoh lintas agama menudingnya melakukan kebohongan publik.

"Nah ini kan memang gaya SBY. Kalau (anak buah) salah dia menghindari, kalau benar dia maju duluan," kata anggota badan pekerja tokoh lintas agama, Ray Rangkuti, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa malam.

Contoh lain untuk membuktikan argumennya, Ray mendedahkan soal ancaman Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam terhadap media yang kerap mengritik pemerintah. Setelah Dipo Alam mendapat cercaan dari berbagai kalangan, SBY dan Partai Demokrat balik badan dan tidak ada yang mendukung dengan mengatakan itu hanya pendapat pribadi Dipo.

"Oleh karena itu, mungkin para gubernur itu sudah mengerti, sudah paham gaya SBY. Makanya tidak ada reaksi yang berlebihan. Mereka sudah biasa jadi kambing hitam," demikian Ray. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA