SP Tak Permasalahkan Bila Jogja Gunakan Sistem Monarki

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 12 Desember 2010, 14:59 WIB
SP Tak Permasalahkan Bila Jogja Gunakan Sistem Monarki
surya paloh/ist
RMOL. Hingga kini RUU Keistimewaan Jogjakarta masih diperdebatkan banyak kalangan hingga menimbulkan pro kontra mengenai penetapan atau pemilihan Gubernur langsung.

Ketua Umum Nasional Demokrat, Surya Paloh mengatakan, jika draf RUUK itu terproses sedemikian rupa tanpa ada sebuah hal yang perlu dipergunjingkan terlebih dahulu, mungkin tidak akan terjadi polemik seperti sekarang ini.

Menurutnya, bagi Nasdem, hal yang paling penting adalah mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya, di bawah itu apa saja boleh terjadi karena persatuan harus diatas segalanya.

Paloh juga menambahkan, hal itu tidak menutup kemungkinan jika Jogjakarta berbentuk monarki.

"Kalau sistemnya bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kenapa tidak," tegas Paloh kepada wartawan dalam acara deklarasi DPW Nasdem DKI Jakarta di hall A PRJ Kemayoran Jakarta Pusat (Minggu, 12/12). (wah)

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA