"Itu belum jelas. Pemerintah ini maju mundur, maju mundur. Harusnya jangan maju mundur, datanglah ke DPR untuk menjelaskannya. Kemarin Menteri (Menteri ESDM) nggak datang, BPH Migas nggak datang. Baru besok mau rapat dengan BPH Migas," ujar anggota Komisi VII DPR M Idris Luthfi kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 5/12).
Selain itu juga, dia mengatakan, pemerintah harus menjelaskan kepada publik untuk apa dana yang didapat dari penghematan BBM itu. Dia menilai, kalau pemerintah menggunakan uang itu untuk membangun infrastruktur yang bisa dirasakan rakyat dalam waktu dekat, rakyat akan setuju.
"Kalau misalnya itu dijelaskan kepada masyarakat untuk membangun infrastruktur MRT (
mass rapid transportation), kereta api yang empat gerbang, misalnya. Dua tahun jadi. Itu rakyat akan setuju. Karena kalau
bus way tidak cocok, berapa lah muatnya. Selain itu MRT ini
on time, setiap lima menit lewat. Nggak usuh disuruh orang juga akan pindah semua," demikian politisi PKS ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: