KPK dan Pemerintah Tak Afdhol Kalau Tak Meratapi Diri Hari Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 01 Desember 2010, 16:42 WIB
KPK dan Pemerintah Tak Afdhol Kalau Tak Meratapi Diri Hari Ini
Bambang Soesatyo/IST
RMOL. Pemerintah dan penegak hukum harus memanfaatkan Konferensi Pemberantasan Anti Korupsi, yang digelar KPK hari ini, untuk melakukan introspeksi atas program perang terhadap korupsi dan mengukur kembali komitmen dan konsistensi selama ini.

Dalam menimbang komitmen dan konsistensi, jelas anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, pemerintah dan penegak hukum tidak berhak untuk berpuas diri selama kasus besar seperti skandal Bank Century belum dituntaskan. 

"Mendiamkan skandal Bank Century adalah bukti pemerintah dan penegak hukum melakukan tebang pilih," ujar politisi Partai Golkar ini dalam pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 1/12).

Selain itu juga, lanjut mantan anggota Panitia Khusus Centurygate ini, komitmen dan konsistensi pemerintah bahkan telah tercoreng setelah melakukan obral remisi terhadap para koruptor.

"Menurut saya, tebang pilih dan obral remisi telah menjadi faktor yang memperlemah dan merusak stgrategi perang melawan korupsi. Konferensi anti korupsi akan menjadi forum yang tidak produktif jika (pemerintah dan KPK) tidak mengakui kelemahan-kelemahan tersebut," demikian Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA