Syaratnya, pertemuan itu digelar sebagai ajang untuk membahas persoalan-persoalan kebangsaan dan mahasiswa memberikan solusi kritis-konstruktif.
"Nggak masalah kalau substansi persoalannya adalah memberikan masukan kepada pemerintah," ujar Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Rendra Valentino kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 30/11).
Namun, bisa saja pertemuan itu dilakukan untuk menggembosi gerakan mahasiswa. Dan dia menyesalkan kalau pertemuan itu dimaksudkan untuk merapat ke SBY lalu gerakan mahasiswa menjadi gembos.
Informasi yang Anda peroleh, mana di antara dua kemungkinan di atas yang terjadi sebenarnya? "Waduh (saya) belum dapat info. (Saya) berharap (mahasiswa) tidak digembosi," harapnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: