Menurutnya, isu itu tidak produktif dan tidak ada gunanya untuk bangsa Indonesia.
"Isu seperti itu harus kita ganti, harus kita geser dengan pertukaran ide, pertukaran pandangan sehingga ada hikmahnya bagi bangsa ke depan," ujar Ical kepada wartawan usai menggelar shalat Idul Adha di kantor DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta Barat (Rabu, 17/11).
Ical memastikan bahwa isu itu merupakan bentuk intrik politik untuk membuat citranya dan Partai Golkar terciderai.
"Dalam posisi (saya sebagai) Ketua Umum Golkar, banyak sekali orang yang merasa bahwa kemajuan Golkar sekarang yang besar ini, ditakutkan menjadi kemenangan di 2014. Sebetulnya seperti itu," demikian Ical.
Sebelumnya Ical memang mengaku juga menonton pertandingan tenis internasional di Hotel Westin, Nusa Dua Bali. Namun, dia membantah bertemu dengan Gayus Tambunan yang juga berada di lokasi yang sama.
[zul]