BENCANA

Besok, 300 Ribu Perangkat Desa Galang Bantuan di Sepanjang Pantai Utara Pulau Jawa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 10 November 2010, 18:58 WIB
Besok, 300 Ribu Perangkat Desa Galang Bantuan di Sepanjang Pantai Utara Pulau Jawa
RMOL. Parade Nusantara prihatin dengan keadaan sosial masyarakat saat ini akibat bencana alam yang melanda sebagian daerah bangsa Indonesia akhir-akhir ini.  

Parade Nusantara merupakan induk organisasi Kepala Desa dan Perangkat desa di Indonesia, yang beranggotakan semua elemen desa seperti Badan Perwakilan Desa, Lembaga Pembangunan Masyarakat Desa, Karang Taruna, PKK dan Rakyat Desa diseluruh pelosok Nusantara,

Karena itu, besok Kamis, (11/11) 300 ribu perangkat desa mulai dari Anyer (Banten) sampai Panarukan (Jawa Timur) akan beraksi. Mereka akan mengumpulkan dana bantuan untuk korban bencana alam di 23 titik di sepanjang pantai utara Pulau Jawa itu.

Hal itu disampaikan Sudir Santoso dalam Diskusi dan Konferensi Pers di Warung Daun hari ini (Rabu, 10/11).  

“Aksi penggalangan dana ini dimaksudkan untuk mendukung bantuan dari Pemerintah bagi korban bencana alam yang selama ini sering mengalami keterlambatan dan kekurangan jumlah atau quota bantuan terhadap korban bencana alam,” ungkap Sudir.

Pembina Utama Parade Nusantara Budiman Sudjatmiko dalam kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa aksi ini sebagai bentuk solidaritas masyarakat desa pada umumnya. Mereka prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat korban bencana.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan bahwa data menunjukkan daerah terdampak bencana 85-90 persen terjadi di wilayah pedesaan. "Kami tahu bahwa masyarakat desa itu, untuk hidup sehari-hari saja mereka sudah susah, apalagi terkena bencana," ungkapnya.

Di tempat yang sama, analis sosial Referensi, Citra Ali Fikri, mengatakan bahwa selama ini desa kurang diperhatikan oleh pemerintah. â€œSyah dan wajar jika segenap perangkat desa menyuarakan kegelisahannya, sebab masalah bangsa paling banyak tersebar merata di desa-desa,” pungkasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA