IPO KS MIRING

Golkar: Presiden Jangan Hanya Diam!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 08 November 2010, 07:40 WIB
Golkar: Presiden Jangan Hanya Diam!
presiden sby/ist
RMOL.  Polemik tentang rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) PT Krakatau Steel seharga Rp 850 per lembar telah lebih dari sepekan.

 Dalam kurun waktu  tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum pernah mengungkapkan posisinya di tengah pro kontra rencana penjualan saham perusahaan baja tersebut.
 
"Selaku Presiden, SBY tidak boleh berdiam diri di tengah kecaman dan penolakan publik atas skenario IPO saham PT Krakatau Steel saat ini. Seperti apa pun sikap dan posisi yang diambil, respons Presiden amat diperlukan untuk memperjelas pendirian pemerintahannya," ujar anggota Badan Anggaran DPR Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini mengingatkan, sebelum terlanjur menjadi skandal besar seperti halnya kasus bailout Bank Century, Presiden harus menggunakan wewenangnya membatalkan atau menunda IPO saham KS. Presiden juga perlu meminta penjelasan dari Menteri BUMN Mustafa Abubakar, karena skenarto IPO PT KS saat ini justru menumbuhkan kecurigaan publik yang tidak menguntungkan bagi citra pemerintahannya.

"Skenario IPO saham KS sudah melahirkan tuduhan bahwa pemerintahan SBY menjual murah KS yang tercatat sebagai industri strategis milik bangsa.  Bahkan, masyarakat dan DPR sudah mencium modus penipuan atau akal-akalan di balik skenario harga penawaran perdana saham PT KS yang Rp 850 per lembar itu. Diduga, ada konspirasi kekuatan besar," ungkap Bamsoet. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA