PKB Plong Indonesia-Malaysia Batal Perang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 03 September 2010, 12:45 WIB
PKB Plong Indonesia-Malaysia Batal Perang
RMOL. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lega karena perang Indonesia dengan Malaysia hanya wacana belaka.

Pasalnya sekitar dua juta Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara jiran itu, berasal dari Jawa Timur yang merupakan lumbung suara PKB.

"Kalau perang itu terjadi tentunya TKI mencak-mencak karena mereka akan merasakan dampaknya. Kalau kesal, mereka bisa saja meminta kepada sanak keluarganya di Jawa Timur untuk tidak memilih partai politik alias Golput. Termasuk tidak memilih termasuk PKB. Kalau ini sampai terjadi berdampak buruk bagi PKB," ujar Ketua DPW PKB Jawa Timur Imam Nahrawi, Jumat (3/9).

Menurut dia, dari dua juta TKI yang bekerja di Malaysia, sekitar 50 persen warga Jawa Timur. Mereka adalah warga PKB dan NU.
Karena itu, dirinya meminta pemerintah untuk bisa mencegah jangan sampai terjadi konfrontasi senjata. Setelah mendengar pidato Presiden SBY kemarin yang lebih cenderung mengedepankan penyelesaian lewat diplomasi ketimbang lewat moncong senjata membuat mantan Ketua DKN Garda Bangsa PKB ini lega.

Imam berharap  kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar untuk memperhatikan nasib TKI di Malaysia. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA