Marzuki Alie mengatakan, Presiden SBY dicerca publik karena para menteri terkait yang ada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tidak saling koordinasi ketika mengeluarkan pernyataan.
"Masalahnya menterinya tidak sinergis, tidak koordinatif, menteri bicara secara sendiri-sendiri. Itu yang membuat masyarakat menyalahkan (SBY)," ujar Marzuki Alie kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Rabu, 2/9).
Soal Presiden SBY yang dinilai hanya tenang-tenang saja dalam menyikapi hal tersebut, Marzuki membenarkan. Menurutnya, seorang pemimpin harus bersikap tenang.
"Sebagai Presiden harus tenang, harus
soft. Ada TKI 2 juta lebih disana. Ada pelajar kita juga disana. Kita tidak mau merusak tatanan yang sudah berlangsung lama hanya untuk memuaskan hati beberapa orang," imbuhnya sambil mengatakan secara umum pidato SBY tadi malam sudah tepat.
[zul]
BERITA TERKAIT: