"Perang bukan penyelesaian bahkan menyengsarakan karena itu diminta kepada Presiden SBY untuk tidak terpancing dengan berbagai provokasi yang akhirnya menghancurkan hubungan kedua negara," ujar Ketua Umum Pemuda Melayu Sumatera Timur Irgan Chairul Mahfidz kepada
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 1/9).
Langkah penyelesaian yang akan ditempuh pemerintah sudah tepat, sambung Irgan. Salah satu di antaranya menggelar perundingan dengan Pemerintah Malaysia pada 6 September mendatang di Kinabalu Malaysia.
"Tentu saja mengoptimalkan kepentingan NKRI sebagai bangsa yang berdaulat dan menekan Malaysia agar menerima tapal batas maritim yang proposalnya disampaikan pihak RI," tanda Irgan yang juga Sekjen DPP PPP.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: