SENGKETA INDONESIA-MALAYSIA

TNI Sebaiknya Tolak Presiden SBY Bila Tak Berani Nyatakan Perang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 01 September 2010, 14:54 WIB
TNI Sebaiknya Tolak Presiden SBY Bila Tak Berani Nyatakan Perang
RMOL. Setelah memilih Markas TNI sebagai tempat menyampaikan pernyataan sikap Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus menyatakan siap perang terhadap Malaysia.

"Kalau tidak menyatakan perang tidak pantas menggunakan Markas TNI sebagai tempat konferensi pers. Kalau tidak menyatakan perang, masih banyak tempat lain lain yang bisa digunakan, misalnya di Cikeas atau Istana," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi kepada wartawan di Rumah Perubahan Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan (Rabu, 1/9).

Selain itu, sebut juru bicara presiden pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid ini, Presiden SBY dinilai hanya untuk pencitraan saja bila tidak menyatakan perang. Seolah-olah, SBY, sebutnya, hanya ingin mengtakan ke publik bahwa TNI tidak ada perbedaan semuanya berada di bawah komando Presiden.

"Kalau misalnya, tidak ada pernyataan perang, ini sebuah pencitraan saja. Seolah-olah dia masah memegang kendali TNI dan di TNI tidak ada perbedaan. Kalau tidak untuk menyatakan perang, TNI sebaiknya menolak Presiden menyampaikan konferensi pres di tempat mereka," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA