Sangap Surbakti, Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, ketika dihubungi
Rakyat Merdeka Online menyatakan, soal kapan Presiden SBY akan mengunjungi korban gunung Sinabung, kemungkinan akan terjawab setelah pemerintah mendapat jawaban dari pihak Malaysia soal nota keberatan yang dikirim pemerintah beberapa hari lalu.
"Fokus ke sana dulu. Ini bicara kedaulataan Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang tidak bisa diwakilkan kepada menteri," jelasnya.
Hal ini berbeda dengan persoalan Sinabung. Dia mengatakan, untuk mengunjungi dan memantau keadaan korban, Presiden masih bisa mewakilkan kepada menteri terkait. Meski Presiden sendiri tetap memperhatikan para korban. Karena hal itu adalah tanggung jawab negara.
"Kapan kesana (kunjungi korban Gunung Sinabung), belum tahu. Karena ada kedaulatan yang harus dipertahankan," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: