Demikian dikatakan asisten Staf Ahli Presiden Bidang Bencana Alam Andi Arief, Sangab Surbakti kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 31/8).
Hal itu ia katakan berdasarkan rekomendasi dari Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang telah menggalar rapat siang ini.
Sebaliknya, sebut Sangab, warga yang tinggal di bawah radius 6 km disarankan untuk tetap berada di tenda-tenda pengungsian.
"Efek abunya masih membahayakan. Saya nggak tahu sampai kapan. Yang jelas
day today akan selalu dievaluasi," jelasnya.
Untuk kebutuhan mendasar para pengungsi, Sangab memastikan saat ini telah terpenuhi. Seperti, tempat tidur, makan, minum, dan kebutuhan mandi cuci kakus (MCK).
"Tapi kalau untuk pakaian, itu relatif. Karena boleh saja apan yang disumbangkan tidak sesuai dengan pengungsi. Begitu juga soal medis, sulit terdeksi. Kalau makanan, misalnya, ada 100 orang disiapkan untuk kebutuhan 125. Tapi untuk medis kan tidak ada ukurannya. Yang jelas obat pernafasan, mata, diaere, dan disentri selalu stand by," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: