Sebanyak 14 orang anggota tim disambut oleh Catur Nusantara, Kordinator Posko Informasi untuk Keadilan Korban Lapindo, di Jalan KH. Marzuki 35 B, Mindi Porong, Sidoarjo.
Menurut rencana, siang ini tim yang diperkuat Ray Rangkuti dari Lingkar Madani, Dani Setiawan dari Komite Anti Utang, dan Berry Nahdian dari Walhi, juga Edi Sutrisno dari Sawit World dan Ari Nur Hidayat dari Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif, akan mengunjungi Desa Siring Barat dan Besuki Timur.
Di kedua desa itu tim safari akan berdiskusi dengan warga yang menjadi korban semburan lumpur Lapindo yang sudah berlangsung lebih dari empat tahun.
Safari ke lokasi semburan lumpur Lapindo ini dimaksudkan untuk membuka matahati pemerintahan SBY yang dianggap tidak serius dalam menangani nasib korban. Keputusan pemerintah merogoh triliunan rupiah dari kocek APBN dampak kerusakan yang diakibatkan aktivitas korporasi ini dianggap kesalahan besar. Sudah seharusnyalah korporasi, dalam hal ini PT Lapindo Brantas, yang menanggung semua kerusakan dari bencana ini. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: