BURSA PIMPINAN KPK

KPK: Pansel Jangan Terpengaruh Faktor Ketokohan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 09 Agustus 2010, 13:02 WIB
KPK: Pansel Jangan Terpengaruh Faktor Ketokohan
RMOL.Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi diminta untuk tidak terpengaruh pada ketokohan seorang calon dalam menentukan layak atau tidak layak untuk jadi pimpinan KPK.

"Pansel jangan terpukau kepada ketokohan seeorang. Jangan terjebak pada tingkat selebritas seseorang yang tinggi. Karena kadang-kadang, seorang selebritas suka selingkuh," ujar penasihat KPK, Abdullah Hehamahua kepada wartawan usai jadi pembicara acara Semiloka Upaya Percepatan Pemberantasan Korupsi di Auditorium Gedung Forum Komunikasi Purnawiraan TNI/Polri di Jalan Senen Raya, Jakarta (Senin, 9/8).

Selain itu, Abdullah juga mengingatkan Pansel untuk tidak berpihak pada salah satu calon. Dia menegaskan, Pansel harus memilih calon dengan dengan kualifikasi nilai A.

"Pansel harus merekomendasikan dua nama ke DPR. Dan dua nama itu harus dua-duanya A. Jangan yang satu A, yang satu C. Kalau seperti itu, saya kuatir akan ada permainan di DPR," tandasnya.

"Pansel tidak boleh terjebak oleh ICW (Indonesian Corruption Watch) dan oleh keinginan Pansel sendiri untuk menggiring pada salah satu calonnya. Biarkanlah prosesnya normal mengalir sendiri," katanya lagi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA