HKTI, Jangan Jadikan Petani Hanya Jadi Alat Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 08 Agustus 2010, 16:06 WIB
HKTI, Jangan Jadikan Petani Hanya Jadi Alat Politik
RMOL. Pengukuhan pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) harus membawa perubahan mendasar bagi kaum petani, dan jangan hanya menjadikan petani sebagai alat politik saja.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahtlatul Ulama (PBNU) sebelum memasuki pengukuhan pengurus HKTI Oesman Sapta di Istora Senayan, Minggu (8/8).

"Harus optimis. Harus ada perubahan mendasar bagi petani kita. Karena sampai saat ini, petani kita masih menjadi menjadi kaum marjinal," lanjut Said.

Said juga menjelaskan, Warga NU kebanyakan petani, jadi HKTI juga bagian dari warga NU.

"Dulu, satuan petani NU yang dibubarkan oleh orde baru itu selalu masuk HKTI," lanjutnya. [arp]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA