"Obama lewat pidatonya di Kairo itu sangat positif. Saatnya lah Obama menjalankan politiknya yang konsiten dengan apa yang ia sampaikan. Obama harus menjukkan simpati pada Islam dan juga agama-agama lainnya. Cara-cara seperti itu jangan dibiarkan berkembang," ujar Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 5/8).
Hal itu ia katakan, saat dimintai tanggapan, terkait dengan rencana sebuah komunitas gereja di Amerika Serikat, Dove World Outreach Center, yang menginisiasi 'Hari Pembakaran Al Quran Internasional' sebagai bentuk memperingati 9 tahun tragedi serangan 11 September 2001.
Dia melihat, rencana aksi pembakaran Al-Quran itu merupakan sisi lain dari respons masyarakat AS dan Eropa terhadap Islam setelah kejadian penyerangan menara World Trade Center (WTC) sembilan tahun silam. Kerana umum diketahui, setelah insiden tersebut, ada
blessing in disguise, itu banyak orang Amerika berbondong-bondong belajar ingin mengetahui Islam.
"Nah itu respons dari sisi kedua tadi. Yaitu, bentuk dari islamphobia, pandangan yang cemas dan pandangan yang negatif. Lalu diletupkan lewat gerakan seperti itu," ujarnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: