"Saat kita mencari video mengenai gol Ronaldo di YouTube, hasil yang dimunculkan mungkin tidak spesifik karena hanya menganalisa teks gol dan Ronaldo. Di masa depan, teknologi akan menganalisa jauh lebih dalam mengenai kriteria sebuah gol untuk menampilkan hasil yang sesuai. Bila hanya menggiring dan berputar-putar saja tidak akan tampil, Kita akan masuk jauh ke dalam gambarnya," papar penemu IBM AS400 Frank Soltis kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/4).
Menurut mantan Chief Scientist IBM tersebut, analisa menjadi inti yang akan membentuk teknologi pintar untuk mempermudah pekerjaan manusia. Sementara itu, Country Manager, Systems & Technology Group IBM Indonesia Gunawan Susanto, mengatakan, sebagai negara dengan ekonomi yang terus tumbuh, kebutuhan Indonesia terhadap information and communication technology (ICT) juga semakin meningkat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, lanjutnya, IBM menawarkan solusi yang disebut PureSystems. Pada dasarnya, PureSystems adalah sistem terintegrasi yang siap pakai. Pengguna tidak lagi perlu terlibat dengan pembangunan sistem yang rumit, menguras tenaga, serta memboroskan waktu dan biaya.
"Pengguna tinggal menentukan seberapa besar data center yang mereka butuhkan, dan IBM langsung menyediakan PureSystems yang mereka butuhkan," ujarnya.
Selain itu, yang terakhir adalah IBM PureData System adalah sebuah sistem platform dengan kemampuan menerima data yang besar bagi beberapa perusahaan yang mengedepankan proses transaksi dan analisa.
[ant/wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BACA JUGA: