“Relawan tidak hanya hadir ketika pemilu. Setelah kemenangan diraih, tanggung jawab kami justru semakin besar. Kami harus ikut mengawal agar mandat rakyat benar-benar dijalankan," kata Ketua Umum Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin, dikutip Sabtu 12 September 2026.
Menurut Nasarudin, menuju dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Jarnas For Prabowo-Gibran menempatkan dirinya bukan sekadar sebagai kelompok pendukung pemerintah, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mengawal jalannya pemerintahan.
Jika pada masa pemilu relawan bertugas memperkenalkan visi, gagasan, dan program Prabowo-Gibran kepada masyarakat, maka setelah pemerintahan terbentuk, tanggung jawab tersebut berubah menjadi pengawalan terhadap implementasi program-program yang telah dijanjikan kepada rakyat.
"Relawan tidak boleh hanya menjadi kelompok yang muncul ketika membutuhkan suara rakyat," kata Nasarudin.
Meski begitu, kata Nasarudin, dari berbagai program strategis yang sedang berjalan, Jarnas For Prabowo-Gibran melihat terdapat sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian dan terus diperbaiki, terutama terkait pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penertiban dan pengelolaan lahan yang menjadi bagian dari aset negara.
Program MBG, kata Nasarudin, memiliki tujuan yang sangat baik karena menyangkut pemenuhan gizi sekaligus investasi terhadap kualitas generasi Indonesia.
“Presiden Prabowo ingin memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi. Ini bukan sekadar program makan. Ini investasi terhadap generasi Indonesia,” kata Nasarudin.
Karena itu, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG harus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bersama. Termasuk persoalan tata kelola, pengawasan, distribusi, kualitas makanan maupun koordinasi dalam pelaksanaannya.
“Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dalam MBG benar-benar menjalankan amanah ini dengan tulus dan bertanggung jawab. Jangan sampai tujuan mulia program ini terganggu oleh persoalan dalam pelaksanaannya,” kata Nasarudin.
BERITA TERKAIT: