Berdasarkan pantauan
RMOL di halaman Istana, tampak sejumlah menteri berdatangan sejak pukul 14.00 WIB di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, danMenteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Kemudian hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri PU Dody Hanggodo Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.
Di sela kedatangannya, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Sidang Kabinet Paripurna kali ini kemungkinan akan diisi arahan Presiden Prabowo terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan dan berbagai program unggulan pemerintah.
"Undangannya sidang paripurna ya. Kemungkinan untuk arahan presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan presiden. Tapi detailnya teman-teman juga akan ikut lihat kan, akan masuk juga mungkin kan untuk meliputnya," ujar Hasan.
Hasan menambahkan, dirinya belum mengetahui secara detail pokok-pokok pembahasan yang akan disampaikan Presiden dalam rapat tersebut.
"Saya rasa akan keseluruhan dibahas dan diberikan arahan oleh presiden. Tapi detailnya kita lihat pas sidang paripurna ya karena saya tentu ga paham detailnya," kata dia.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan Presiden Prabowo akan memimpin Sidang Kabinet Paripurna pada sore ini.
Menurutnya, agenda utama rapat tetap berfokus pada evaluasi pelaksanaan program di seluruh kementerian dan lembaga, sekaligus mendorong percepatan implementasi berbagai programa prioritas pemerintah agar berjalan lebih efektif di lapangan.
"Yang khusus dibahas sudah pastilah percepat pelaksanaan program. Ya pastinya setiap rapat yg utama tentu evaluasi program," ungkap Mensesneg.
BERITA TERKAIT: