Cucun menilai, usulan yang berasal dari DPRD Jawa Barat tersebut masih sebatas wacana dan berpotensi memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah sebaiknya lebih memprioritaskan pembangunan dibanding memperdebatkan perubahan nama provinsi.
Ia juga mengingatkan agar setiap usulan yang menyangkut kepentingan publik disertai penjelasan yang komprehensif mengenai tujuan dan manfaatnya.
"Ya itu kan wacana usulan dari teman-teman DPRD Jawa Barat. Itu kan pasti akan terjadi pro-kontra. Itu dilempar ke publik sekarang menjadi polemik. Saya berharap justru lebih fokus ke kerja, ke kerja membangun daerah," kata Cucun kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.
Legislator PKB itu menegaskan, jika memang terdapat tujuan tertentu di balik usulan perubahan nama tersebut, maka hal itu harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
"Jangan sampai hal-hal yang terkait tadi, kalau misalkan punya tujuan-tujuan tertentu merubah nama provinsi ini, publikasinya harus jelas. Tapi untuk sampai saat ini, itu kan baru hanya wacana dilempar dari teman-teman DPRD di Komisi A-nya itu," tegasnya.
Cucun juga menilai perlu adanya edukasi kepada masyarakat mengenai latar belakang dan tujuan usulan tersebut. Sehingga publik dapat memahami substansi dari wacana yang berkembang, bukan sekadar terjebak dalam polemik.
"Ke publiknya kan harus edukasi. Tujuan dan segala macamnya apa nanti biar publik paham," ujarnya.
Lebih jauh, Cucun menilai perhatian pemerintah daerah semestinya lebih diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di masing-masing wilayah.
"Kalau menurut saya sih justru lebih fokus bagaimana pembangunan di setiap provinsi itu," tandasnya.

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: