Doa Khusus Quraish Shihab untuk Prabowo di Peringatan Nuzulul Quran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 10 Maret 2026, 21:33 WIB
Doa Khusus Quraish Shihab untuk Prabowo di Peringatan Nuzulul Quran
Quraish Shihab di acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Cendekiawan Muslim Quraish Shihab menyampaikan doa khusus untuk Presiden Prabowo Subianto saat memberikan tausiah di peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam, 10 Maret 2026.

Dalam tausiahnya, Quraish Shihab mengisahkan doa yang pernah dipanjatkan oleh gurunya, Syekh Mutawalli Sya’rawi, kepada Presiden Mesir. 

Ia menjelaskan bahwa doa tersebut diawali dengan pengingat bahwa kekuasaan sejatinya berasal dari Tuhan.

“Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan. Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan,” tuturnya.

Menurut Quraish Shihab, pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap pemimpin harus menyadari jabatan yang diemban merupakan amanah dari Tuhan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia kemudian menyampaikan doa tersebut kepada Presiden Prabowo. Quraish Shihab berharap, jika kepemimpinan Prabowo merupakan takdir untuk membawa kesejahteraan bagi rakyat, maka masyarakat dapat turut membantu dalam mewujudkannya.

Sebaliknya, jika kepemimpinan tersebut merupakan amanah untuk menegakkan keadilan dan menghadirkan perdamaian, ia berharap Prabowo senantiasa mendapatkan pertolongan dari Tuhan dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau Bapak adalah menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu,” sambungnya.

Di akhir tausiah, Quraish Shihab mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama memanjatkan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan biasa dibaca setiap selesai salat.

“Allahumma Antas Salam, wa minkas salam, wa ilaika ya’uddus salam, ahyina Rabbana bis salam, wa adkhilnal jannata daraka daras salam,” tutupnya.rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA