Nama tersebut muncul tepat di titik lokasi rumah Jokowi, sehingga memancing rasa penasaran publik.
Peneliti media dan politik Buni Yani turut mengomentari fenomena tersebut.
"Serem banget katanya ada tembok ratapan di rumah Jek di Oslo. Apa ndak sekalian nyembah Dewa Baal aja sama Epstein? Kocak," tulis Buni Yani dikutip dari akun Facebook pribadinya, Senin 16 Februari 2026.
Kemunculan label di Google Maps memang bisa dilakukan oleh pengguna melalui fitur edit lokasi.
Biasanya, perubahan nama atau penambahan tempat akan diverifikasi oleh sistem sebelum tayang ke publik. Meski begitu, tidak jarang muncul penamaan unik yang bersifat sementara karena ulah warganet.
BERITA TERKAIT: