Bahlil Tak Enak Hati dengan Jokowi Bila Maju Cawapres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 15 Februari 2026, 00:19 WIB
Bahlil Tak Enak Hati dengan Jokowi Bila Maju Cawapres
Joko Widodo dan Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Partai Golkar dipastikan tidak mau ikut-ikutan seperti PAN yang sudah menyodorkan ketua umumnya, Zulkifli Hasan alias Zulhas, sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

Direktur ABC Riset & Consulting Erizal menilai Golkar melalui ketua umum Bahlil Lahadalia, bersikap seperti itu karena partai beringin sudah "diijon" jauh hari untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

"Ini bukti loyalitas Bahlil terhadap Jokowi," kata Erizal dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu 15 Februari 2026.

Selain itu, di mata Erizal, bisa jadi juga sudah ada kata sepakat antara Golkar dan Presiden Prabowo.

"Artinya siapa pun yang akan dipilih sebagai Cawapres, Golkar siap mendukung asal kursi menteri Golkar tetap aman dan kalau bisa bertambah, kalau nanti ada reshuffle kabinet," kata Erizal.

Berikutnya, kata Erizal, Golkar tak mau ikut-ikutan partai lain bahwa memang soal Pilpres masih terlalu jauh. 

"Golkar fokus dengan agenda konsolidasi partai dan menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran. Bukan hendak jadi Cawapres Prabowo," kata Erizal.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA