Almuzzammil menjelaskan, kegiatan Ramadan PKS tahun ini bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, pilar ibadah, yakni memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui peningkatan ibadah wajib dan sunnah.
Kedua, pilar dakwah, dengan menguatkan syiar melalui ceramah, dakwah digital, dan berbagai aktivitas lainnya. Ketiga, pilar sosial, yaitu melayani, berbagi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saudara-saudara terdampak bencana di Sumatra.
“Kita ingin memastikan bahwa kehadiran PKS di bulan Ramadan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah dan bencana " kata Almuzzammil.
Karena itu, PKS mengusung tema Ramadan 1447 H: “Ramadan Bulan Kemanusiaan: Berbagi, Menguatkan, Memulihkan.”
Sebagai implementasi tema tersebut, Presiden PKS dijadwalkan mengunjungi Aceh Tamiang pada 14–15 Februari 2026 untuk melaksanakan kegiatan pembuka Ramadan di lokasi bencana.
Kegiatan itu berupa Meugang bersama 500 masyarakat terdampak bencana di Kantor DPD PKS Aceh Tamiang. Meugang merupakan tradisi khas masyarakat Aceh berupa penyembelihan, memasak, dan menyantap daging bersama keluarga serta kerabat menjelang Ramadan.
Selain itu, selama Ramadan PKS akan membuka dapur sahur dan buka puasa di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah. PKS juga akan melaksanakan syiar dan dakwah di Masjid Seribu Pemuda bekerja sama dengan Garuda Keadilan, serta berbagi 1.447 paket baju baru untuk anak-anak di Aceh dan Sumatra.
Program ini tidak hanya dilaksanakan di wilayah bencana Sumatera, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia yang terdampak bencana melalui struktur DPW setempat. Pada Ramadan tahun ini, PKS juga menargetkan dua pengarusutamaan utama.
Pertama, pengarusutamaan Al-Qur’an melalui Qur’an Fest (Musabaqah Hifzil Qur’an/MHQ) di tingkat DPD dan DPW, dengan puncak acara pada malam Nuzulul Quran, serta program Sehari Bersama Al-Qur’an secara serentak oleh struktur dan kader di seluruh Indonesia.
Kedua, lanjut Almuzzammil pengarusutamaan keluarga melalui berbagai kegiatan kebersamaan, salah satunya “Gerakan I’tikaf Nasional Bersama Keluarga.”
Di seluruh kantor partai, mulai dari DPTP, DPTW, DPTD hingga DPC, akan dilaksanakan program Takjil On The Road dengan target satu juta paket takjil.
Selain itu, PKS juga akan membuka Posko Mudik Lebaran, khususnya di jalur Jawa dan Sumatra, untuk melayani para pemudik agar perjalanan mudik menjadi lebih berkah dan menyenangkan.
“Target satu juta paket takjil dan pembukaan Posko Mudik Lebaran adalah bentuk pelayanan konkret PKS kepada masyarakat luas, agar Ramadan dan Idulfitri menjadi lebih hangat, aman, dan penuh keberkahan." pungkasnya.
BERITA TERKAIT: