Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan peluncuran Gerakan Indonesia Asri yang merupakan singkatan dari aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Gerakan tersebut menitikberatkan pada upaya menjaga kebersihan lingkungan secara masif dengan keterlibatan langsung seluruh instansi pemerintah.
“Saudara-saudara dalam waktu deket saya mau melaunching Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) Resik artinya bersih. Wujudnya tadi semua instansi harus memimpin corvey kalau ratusan ribuan itu cepet itu,” kata Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut akan ditopang oleh penyediaan sarana pendukung kebersihan, mulai dari gerobak hingga truk pengangkut sampah.
Selain persoalan kebersihan, Presiden juga menyoroti kondisi hunian masyarakat yang masih banyak menggunakan atap seng atau aluminium yang dinilainya kurang ideal.
“Semua kota, hampir semua desa kita, maaf ya banyak genteng dan seng. Ini panas untuk penghuni juga berkarat. Jadi tidak mungkin genteng dari seng,” ujarnya.
Dari pengamatan tersebut, Prabowo menggagas gerakan nasional penggantian atap seng dengan genteng yang disebutnya sebagai proyek gentengisasi. Ia menegaskan keinginannya agar rumah-rumah di Indonesia menggunakan genteng yang lebih sejuk dan ramah lingkungan.
“Saya ingin semua atap indonesia pake genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengnisasi,” tegasnya.
Presiden juga memaparkan bahwa produksi genteng relatif tidak mahal karena bahan bakunya berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan zat limbah tertentu.
Ia menyebut telah menerima laporan dari para akademisi mengenai pemanfaatan limbah batu bara sebagai campuran bahan genteng yang kuat dan ringan.
“Saya dapat laporan dari profesor kita bahwa limbah batu bara itu dicampur dengan tanah bahan genteng yg baik. Jadi kita akan bantu saudara,” kata Prabowo.
BERITA TERKAIT: