Pria yang akrab dipanggil Cak Imin itu menegaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo yang ingin mengawasi PKB sama sekali tidak mengandung makna serius dan hanya merupakan candaan dalam suasana akrab antarpimpinan koalisi.
“Ya becanda, becanda,” ujarnya setelah selesai menghadiri retret.
Ketika ditanya mengapa hanya dirinya yang disebut, sementara terdapat sejumlah ketua umum partai politik lain yang hadir dalam forum tersebut, Cak Imin kembali menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk gurauan semata.
“Sering begitu, becanda begitu, lah. Gojlokan begitu,” ujarnya.
Cak Imin juga memastikan tidak ada maksud lain di balik pernyataan Presiden Prabowo tersebut, termasuk terkait dinamika politik di internal koalisi pemerintahan.
“Oh nggak, biasa. Sering, sering. Begitu kan sering,” tuturnya.
Saat memberikan taklimat kepada jajaran menteri dalam retret Kabinet Merah Putih, Prabowo mengabsen para menteri yang juga merupakan ketua umum partai politik koalisi.
Presiden Prabowo meyakini koalisi pemerintahannya tetap solid. Ia pun mengabsen satu per satu ketua umum partai koalisi yang hadir. Saat menyebut nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Prabowo sempat melontarkan kelakar.
“Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya? Ada. Ketua PKB ada? PKB ini harus diawasi terus ini," kata Presiden.
BERITA TERKAIT: