Netty PKS: Seharusnya Nataru Jadi Indikator Evaluasi Sebelum Cabut PPKM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 01 Januari 2023, 07:30 WIB
Netty PKS: Seharusnya Nataru Jadi Indikator Evaluasi Sebelum Cabut PPKM
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetyani/Net
rmol news logo Langkah Presiden Joko Widodo mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) disayangkan oleh politisi PKS, Netty Prasetyani. Alasannya, karena pencabutan dilakukan sebelum liburan Natal dan Tahun Baru 2023 berakhir.

"Seharusnya, pemerintah menjadikan momen Nataru sebagai salah satu indikator evaluasi secara menyeluruh,” kata anggota Komisi IX DPR RI kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/1).

Netty semakin menyayangkan kebijakan itu lantaran pencabutan PPKM justru membuka pintu lebar bagi warga negara asing, khususnya dari China masuk ke Indonesia.

Padahal, sambungnya, China kini tengah dikabarkan mengalami kembali lonjakan kasus Covid-19.

"PPKM dicabut, sementara kasus di negara tetangga, terutama China melonjak tajam,” tutupnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA