Demikian antara lain pendapat Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali soal 7 mantan Kapolri menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, kemarin.
“Saya pikir itu hal yang positif ya, dan itu juga bentuk kecintaan mereka terhadap institusi Kepolisian. Jadi saya pikir momentum ini harus digunakan oleh Pak Sigit untuk berbenah terhadap institusi Kepolisian,†kata Ahmad Ali di Jakarta, Jumat (28/10).
Ali melihat, Kapolri perlu melakukan rotasi jabatan-jabatan untuk kemudian diisi dengan personel yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni.
“Kan rotasi 80 persen hari ini masih orang-orang lama, ditempatkan di tempat yang lama. Artinya masyarakat ingin melihat kabinet Pak Sigit seperti apa sih,†sambung Ali.
Sebab menurut Ali, mengembalikan kepercayaan masyarakat tidak bisa hanya menguatkan narasi tanpa adanya tindakan, disamping ketegasan menjadi salah satu syarat untuk perbaikan.
“Semua orang tahu bagaimana Jenderal Sigit bagaimana kapasitas dirinya. Dengan datangnya dukungan dari para mantan Kapolri itu adalah bentuk dukungan riil untuk melakukan langkah,†ujar dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni berpandangan, kedatangan 7 mantan Kapolri pada masanya ini merupakan inisiatif yang bagus. Karena menurut legislator Nasdem ini, pengalaman para senior Polri itu sangat diperlukan sebagai daya tambahan bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit membenahi institusi Polri.
“Saya harap jangan ada asumsi-asumsi jelek mengenai hal ini. Sehebat-hebatnya Pak Sigit, pasti akan lebih hebat bila dibantu 7 “kepala†yang berpengalaman,†demikian Sahroni.
BERITA TERKAIT: