Begitu yang disampaikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, usai nyekar bersama Cak Imin dan Puan Maharani di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9).
Gus Jazil menegaskan bahwa PKB mengusung Cak Imin untuk menjadi calon presiden sebagaimana hasil keputusan Muktamar PKB.
"Ya namanya etika sama partai besar harus bilang begitu. Tapi apapun PKB punya kedaulatan sendiri dan kedaulatan itu memutuskan Gus Muhaimin maju menjadi presiden hasil muktamar,†tegas Gus Jazil.
Namun, Gus Jazil tidak menutup kemungkinan jika Cak Imin siap menjadi calon wakil presiden bagi PDIP. Mengingat, PKB merupakan partai kecil yang hanya meraup suara 10 persen pada Pemilu sebelumnya.
"Ketika berkoalisi maka apa yang menjadi mandat tetap dibawa dong. Minimal seperti yang disampaikan Gus Muhaimin tadi kan gitu,†katanya.
Wakil Ketua MPR RI itu menjelaskan bahwa seluruh partai politik saat ini mengusung kader terbaiknya masing-masing untuk menjadi calon presiden, termasuk PKB yang mengusung Cak Imin. Hal itu dihormatinya sebagai bentuk demokrasi dan kedaulatan partai poliitk.
"Di situ seninya. Buat PKB dinamika seperti itu biasa karena kami menghormati kedaulatan partai masing-masing tapi kita juga punya martabat. PKB martabat, punya misi. Di situ komprominya,†ujarnya.
BERITA TERKAIT: