"Jadi KIB sendiri masih belum solid saya kira. Dia masih
wait and see kecenderungan-kecenderungan politik yang terjadi ke depan," ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Cecep Hidayat kepada wartawan, Kamis (4/8).
Soal ketegasan Golkar, Cecep menduga hal itu bisa saja berubah jelang pendaftaran capres-cawapres. Di sisi lain, PAN menyebut semua ketua umum partai di KIB memiliki peluang sama sebagai capres.
Di sisi lain, Cecep menilai wajar jika Golkar mengambil banyak porsi dalam penentuan calon yang akan diusung KIB dalam Pilpres 2024, sebagai partai anggota koalisi dengan suara tertinggi pada Pileg 2019.
"Jadi kalau pun sekarang muncul dari tiga partai itu, peraih suara tertinggi kan Golkar. Mau tak mau, biasanya partai yang lebih banyak yang mengajukan sebagai calon,†demikian Cecep.
BERITA TERKAIT: