Sebagaimana diketahui, putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz, dinyatakan tenggelam dan meninggal dunia di Sungai Aare, Bern, Swiss, akhir Mei lalu.
Zulhas datang bersama Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, Ketua DPW PAN Jawa Barat Desy Ratnasari, Walikota Bogor Bima Arya dan sejumlah anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jabar. Tampak pula di antara rombongan Ketua MPP PAN, Menteri Perekonomian RI 2009-2015, Hatta Rajasa.
“Kang Emil bukan hanya sahabat kami, tetapi keluarga kami. Maka keluarga besar PAN datang untuk memberikan kekuatan,†ujar Zulhas di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6).
Saat bertemu Kang Emil, Zulhas dan Hatta langsung memeluk Kang Emil. Ketiganya tampak larut dalam tangis, Zulhas dan Hatta tak henti memberikan doa dan kata-kata penguat.
“Terima kasih atas
support dan doanya, Bang Zul, Bang Hatta, keluarga besar PAN,†tutur Kang Emil.
Dalam pertemuan itu, Kang Emil banyak bercerita tentang kebaikan-kebaikan rahasia yang dikerjakan Eril semasa hidup. Di antaranya Eril gemar keluar malam dan memberikan makanan untuk tukang becak, pemulung, dan orang-orang kecil lainnya.
“Saya merenung, apa yang membuat Eril bisa didoakan jutaan orang saat meninggal. Mungkin kebaikan-kebaikan yang dirahasiakan itu.†kenang Emil.
Namun, Emil menyatakan bahwa ia tak bisa terus larut dalam kesedihan. Dia berusaha menata hati untuk bisa kembali bekerja dan bertugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
“Hidup ini kan memang banyak
breaking news-nya, kita harus terima takdir dan ketetapan Allah dengan ikhlas dan tawakal. InsyaAllah kami sudah ikhlas," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Hatta Rajasa memuji ketegaran dan komitmen Emil pada tanggung jawab.
“Luar biasa, Kang Emil. Itu tentu tidak mudah. Tapi saya lihat Kang Emil tegar,†demikian Hatta.
BERITA TERKAIT: