Peluang keduanya maju bersama muncul setelah pada Sabtu (7/5), AHY bersama istri berkunjung ke kediaman dinas Airlangga Hartarto yang berada di Komplek Widya Chandra 3, Nomor 6, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, muncul kode-kode kemungkinan koalisi menuju Pilpres 2024 mendatang, salah satunya saat memaknai akronim AHY yang selama ini melekat kepada Ketum Demokrat.
Kala itu, AHY menyebut bahwa kepanjangan dari akronim namanya bisa juga diartikan “Airlangga Hartarto Yesâ€.
Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin tidak menampik bahwa keduanya bisa tampil sebagai pasangan di Pilpres 2024 dan menjadi kuda hitam.
"Pasangan yang unik dan menarik. Akan menjadi kuda hitam di Pilpres. Kombinasi Airlangga politik senior yang sudah makan asam garam dengan AHY yang banyak disukai anak-anak muda. Pasangan yang cocok,†ucap Ujang kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/4).
Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menambahkan, Airlangga dan AHY bisa meminimalisir terjadinya perpecahan di tengah masyarakat dan mimpi buruk Pemilu 2019 silam.
Keduanya bisa menghilangkan polarisasi di masyarakat dan bisa mengeliminasi istilah cebong dan kampret di tengah-tengah masyarakat.
Disinggung mengenai peluang AH dan AHY di 2024, Ujang menjawabnya diplomatis.
"Soal peluang masih fifty-fifty. Bisa menang dan bisa juga kalah,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: