Presiden Jokowi Urai Indikator Ekonomi Indonesia Mengarah Perbaikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Rabu, 09 Februari 2022, 13:50 WIB
Presiden Jokowi Urai Indikator Ekonomi Indonesia Mengarah Perbaikan
Presiden Joko Widodo/Net
rmol news logo Sejumlah indikator perekonomian Indonesia semakin mengarah pada perbaikan. Penegasan itu disampaikan langsung Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan secara virtual di acara Mandiri Investment Forum, Rabu (9/2).

Indikator pertama yang diurai Presiden Joko Widodo adalah aktivitas manufaktur domestik. Dia mengklaim bahwa angka Purchasing Managers Indeks (PMI) Indonesia lebih tinggi dibanding negara di kawasan. Di mana Indonesia berada di angka 53,7 pada bulan Januari, sementara kawasan berada di angka 52,7.

Kedua adalah faktor investasi yang mulai merangkak naik. Tahun 2021 realisasi investasi mencapai Rp 901 triliun, tumbuh 9 persen yoy (year on year).

Tidak hanya itu, Jokowi juga memastikan penanaman modal asing tumbuh 10 persen yoy, mencapai Rp 454 triliun.

"Ini menunjukan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia di tengah situasi pandemi Covid-19 ini," urainya.

Di kesempatan ini, Jokowi juga membanggakan aktivitas perdagangan internasional. Di mana ekspor sudah mencapai angka 232 miliar dolar AS sepanjang tahun 2021. Ini berarti ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 41,9 persen atau tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara impor mengalami pertumbuhan sebesar 38,6 persen. Bagi Jokowi, hal ini pertanda bahwa aktivitas perekonomian mulai pulih dan bergeliat. Dia berharap catatan ini juga dapat mendorong belanja masyarakat.

Tak lupa, mantan Walikota Solo ini menekankan bahwa tingkat inflasi terbilang rendah, yakni 2,18 persen yoy pada Januari 2021.

"Cadangan devisa Januari 2022 mencapai 141,3 miliar dolar AS. Ini membawa Indonesia dalam posisi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan eksternal, terutama terkait normalisasi kebijakan moneter AS," tegasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA