Menurut komunikolog politik Tamil Selvan, pernyataan Bupati Banyumas ini bisa diartikan sebagai bentuk keberhasilan kepemimpinan Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK.
Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan ungkapan alami seorang kepala daerah yang bisa dijadikan parameter bahwa saat ini KPK ditakuti oleh oknum-oknum koruptor.
"Dalam komunikasi ungkapan itu adalah simbol alamiah, dan saya bisa melihat bahwa ungkapan itu jujur. Sebagai Komunikolog saya mampu mencerna simbol itu berarti KPK Firli ini berhasil membuat para koruptor ketakutan. Tidak perlu survei untuk itu," ungkap Ketua Forum Politik Indonesia ini kepada wartawan di Jakarta, Senin malam (15/11).
Menurut pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, KPK saat ini berhasil membuktikan diri bahwa lembaganya bebas dari intervensi kepentingan manapun. Sehingga hal ini membuat sejumlah kalangan ketakutan, terutama oknum pejabat negara.
"KPK hari ini bebas dari intervensi, banyak koruptor petinggi parpol yang seolah kebal hukum, malah terjaring di KPK nya Firli ini. Jadi itu bukti konkret kinerja mereka," jelas Kang Tamil.
Lebih lanjut Kang Tamil berpesan kepada Bupati Banyumas agar bekerja dengan benar dan sesuai hati nurani, sehingga KPK dapat dijadikan teman pemberantasan korupsi bukan justru ditakuti.
"Pesan saya ke Bupati Banyumas, KPK itu momok bagi koruptor. Jadi kalau anda kerja benar, maka KPK itu justru teman dalam membela kebenaran. Tapi jika anda takut, artinya anda sadar anda punya salah," tutupnya.
BERITA TERKAIT: