Selama Covid-19 Erick Thohir Merasa Dibombardir Tuduhan Tanpa Bukti oleh Pencari Publisitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 15 November 2021, 14:36 WIB
Selama Covid-19 Erick Thohir Merasa Dibombardir Tuduhan Tanpa Bukti oleh Pencari Publisitas
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net
rmol news logo Kerja yang dilakukannya selama menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya ketika masuk masa pandemi Covid-19, Erick Thohir merasa dibombardir banyak tuduhan.

Dia mengatakan, sebelum disebut-sebut dalam perkara pengadaan alat tes PCR yag juga melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dirinya sempat didituduh mendapat keuntungan dari jualan vaksin Covid-19.

"Saya sering dituduh tanpa bukti," keluh Erick kepada Andy F Noya dalam sebuah program stasiun televisi swasta yang disiarkan kemarin dan dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/11).

Erick memandang, kabar tentang dirinya yang tersiar di tengah-tengah publik saat ini hanyalah sebuah framing yang sengaja dibuat sejumlah pihak untuk mengejar publisitas.

"Dan membangun persepsi negatif (tentang saya)," tuturnya.

Meski begitu, Erick Thohir memandang laporan yang dilayangkan sejumlah pihak ke Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) dan juga sejumlah institusi penegak hukum lainnya akan dia ikuti secara seksama.

Bahkan, dirinya mengaku siap memenuhi panggilan jika memang dimintai keterangannya.

"Kita tunggu saja, bagaimanapun juga pengaduan memerlukan bukti. Jika dipanggil saya akan datang," demikian Erick. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA