Begitu ajakan Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono kepada mahasiswa saat orasi kebangsaan dalam rangka wisuda sarjana dan pascasarjana di Universitas Saburai, Lampung, Sabtu (30/10).
Nono berharap pembentukan mental karakter yang memiliki pondasi nilai Pancasila dapat mengantisipasi dampak negatif perkembangan cepat teknologi dan dunia maya di era disruptif seperti sekarang ini.
“Mahasiswa harus dapat menerapkan dan menjalankan Pancasila sebagai pedoman hidup di dalam masyarakat dan di dalam kehidupan akademiknya. Mahasiswa harus menempa dirinya secara terus-menerus, agar menjadi kader bangsa yang memiliki jati diri," ujar Nono.
Menurutnya, paham radikalisme yang mulai masuk ke dunia kampus tidak bisa dipandang remeh. Untuk mengatasi itu, perlu adanya wawasan kebangsaan yang tidak bertentangan dengan ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam kesempatan tersebut, Nono Sampono juga mengingatkan agar para wisudawan berjuang keras dan fokus dalam mencapai cita-cita.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Saburai, Dr Lina Maulidiana SH MH menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa yang di wisuda sebanyak 614 orang. Pelaksanaan wisuda tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19.
“Para alumni Universitas Saburai diharapkan menjaga nama baik almamater. Alumni juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah-tengah masyarakat,†pintanya.
Turut hadir dalam wisuda, anggota DPD RI asal Lampung yakni Bustami Zainudin, Ahmad Bastian, Abdul Hakim, dan Jihan Nurlela.
BERITA TERKAIT: