Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa saat memberikan pidato kebangsaan dalam rangka 50 tahun CSIS secara virtual, Jumat (20/8).
"Demokrasi bukanlah melayani segelintir elite kuasa atau yang berpunya. Berdemokrasi adalah proses pembuktian bahwa tak ada satu pun, tak ada satu orang pun yang ditinggal, atau tertinggal," kata Suharso.
Sebagai partai politik berasas Islam di Indonesia, PPP berkomitmen menjalankan demokrasi untuk tujuan yang lurus, yakni menciptakan kesejahteraan bagi rakyat.
"PPP berlandaskan
rahmatan lil alamin, terpanggil sejarah untuk membuktikan bahwa fungsi pokok demokrasi adalah menyejahterakan masyarakat, memuliakan rakyat, dan membangun bangsa," terangnya.
Dia menegaskan, demokrasi pada satu negara dapat dikatakan gagal jika kesejahteraan sama sekali gagal terbentuk.
"Demokrasi wajib menghasilkan kesejahteraan. Demokrasi tanpa kesejahteraan adalah demokrasi yang gagal," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: