Bagi pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, ucapan Anies adalah sinyal kesediaan Gubernur DKI Jakarta dipinang AHY yang juga Ketum Demmokrat untuk bertarung di 2024.
"Gubernur DKI Jakarta membuka peluang untuk berduet dengan AHY pada pemilu 2024," kata Igor kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/8).
Hal ini menguatkan hubungan keduanya yang terjalin baik sejak sama-sama bertarung di Pilkada DKI 2017 silam. Beberapa waktu lalu AHY bahkan sengaja bertandang ke kantor Anies di Balaikota DKI Jakarta.
Hal lain yang bisa dimaknai dalam ucapan milad Anies kepada AHY yakni kemungkinan bergabungnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu ke Partai Demokrat.
"Untuk bisa jadi kandidat Pilpres 2024, tidak cukup hanya modal elektabilitas dan popularitas. Terpenting adalah punya syarat diusung oleh parpol (eligibilitas). Ini juga sinyal Anies bisa masuk Demokrat," tandasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: