Dalam hal ini, BIN melalui Tim Medical intelijen menggelar swab antigen dan PCR gratis di Lapangan Tennis Bank Mandiri, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (24/7).
"Swab test ini atas perintah dari pimpinan kami, yang mana kita laksanakan dalam rangka untuk mendukung program pemerintah yaitu untuk memutus mata rantai Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Tebet," ujar Koordinator Lapangan Mobile Laboraturium Covid-19 BIN, Budi Santoso, Kamis (24/7).
Budi menuturkan, Tim Medical intelijen membawa 36 tenaga medis untuk mengakomodir kegiatan ini. Selain itu, 2 unit mobil Laboraturium PCR Test juga disiapkan bila ada masyarakat yang positif/reaktif hasil dari swab antigen.
"Untuk saat ini yang kita turunkan adalah 36 tim medis dari tim medis ini ada berbagai formasi di antaranya ada dokter, perawat, analis dan formasi pendukung lainnya,†jelasnya.
“Untuk mobil laboratorium yang kita turunkan adalah 2 unit kita lihat di sana ada satu yang warna merah yang satu warna putih," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia memastikan mobil Laboraturium PCR sudah tersertifikasi BSL-2 atau setara internasional, sehingga sangat kredibel dalam rangka melaksanakan extraksi maupun runing PCR.
"Mobil itu adalah biosafety level 2 yang mana sudah tersertifikasi sehingga sangat kredibel dalam rangka melaksanakan ektrasi maupun runing PCR," jelasnya.
Dia mengatakan, total ada 250 warga yang ditargetkan dites swab antigen dan menggunakan ambang batas CT 42. Apabila tes swab antigennya positif, maka akan dilanjutkan dengan tes swab PCR dan hasilnya akan keluar sekitar 8 sampai 10 jam.
"Kita menggunakan ambang batas CT 42 apabila nanti hasilnya 41,9 itu maka dinyatakan positif 42 dinyatakan negatif," ucapnya.
Ia pun mengimbau untuk semua warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Tebet Dyan Airlangga menyambut baik kegiatan ini. Terlebih, seminggu terakhir terjadi kenaikan yang cukup signifikan di lokasi tersebut.
"Alasannya kami mengadakan kegiatan ini adalah bahwa dalam satu minggu terakhir data menunjukan di lokasi ini angka mingguan cukup tinggi oleh karenanya sesuai dengan strategi yang ditetapkan test, tracing dan treatment untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.