Punya Basis Massa Yang Kuat, FPI Diharapkan Bermetamorfosis Jadi Front Peaceful Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 12 November 2020, 16:03 WIB
Punya Basis Massa Yang Kuat, FPI Diharapkan Bermetamorfosis Jadi Front Peaceful Islam
Peneliti LIPI, Prof Siti Zuhro dalam "Tanya Jawab Cak Ulung" pada Kamis, 12 November 2020/RMOL
rmol news logo Nama Habib Rizieq Shihab kembali menjadi topik yang paling dicari dalam beberapa hari terakhir, ketika ia kembali ke tanah air dari Arab Saudi.

Meski begitu, nama Habib Rizieq tidak dapat dilepaskan dari Front Pembela Islam (FPI), di mana ia telah ditunjuk sebagai seorang Imam Besar.

Dalam prosesnya, peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Siti Zuhro berharap, FPI dapat bermetamorfosis menjadi organisasi yang menebarkan nilai-nilai perdamaian dalam Islam.

"Kita berharap FPI itu bermetamorfosis, bukan Front Pembela Islam saja, (tapi juga) Front Peaceful Islam," kata Siti dalam Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Pulang Dari Saudi, Habib Rizieq Gabung Parpol?" pada Kamis (12/11).

"Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang damai, Islam yang tentu menebarkan paham-paham yang positif," tambahnya.

Sebagai sebuah organisasi yang sudah lama berdiri, Siti mengatakan, tidak aneh bagi FPI memiliki banyak pendukung. Bahkan sebagian besar di antaranya adalah kaum milenial.

Melihat hal tersebut, Siti mengatakan, FPI dapat dijadikan basis massa politik yang sangat signifikan bagi partai.

"Karena bagaimana pun juga, berbicara parpol, berbicara pemilu, berbicara dukungan suara," lanjut dia.

Dengan begitu, ia menuturkan, Indonesia harus mengakhiri era post-truth hingga politisasi identitas. Di sisi lain, massa FPI pun harus dibekali oleh pengetahuan dan nilai-nilai yang mencerahkan.

"Bagaimana mengelola milenial dengan membekali, memberikan transfer of knowledge, value, mencerahkan mereka menjadi sosok-sosok yang matang, dewasa," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA