Namun pada tahun ini, DPP Partai Golkar akan menyalurkan hewan kurban kepada yayasan, panti asuhan, ormas, dan pesantren di Jabodetabek yang berasal dari sumbangan keluarga besar partai.
Penyerahan hewan kurban sendiri akan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto di Halaman Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, seusai pelaksanaan salat Idul Adha.
Wakil Ketua Umum Bidang Kesra DPP Partai Golkar, Hetifah Sjaifudin mengatakan, kegiatan tahunan ini merupakan acara rutin yang dilakukan Bidang Kerohanian DPP Partai Golkar.
Namun, mengingat masih dalam situasi pandemik Covid-19, maka tahun ini Partai Golkar tidak menyelenggarakan Salat Idul Adha bersama masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Bidang Kerohanian DPP Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, TB. Ace Hasan Syadzily menyampaikan bahwa sejumlah hewan kurban akan dibagikan kepada seluruh karyawan DPP Partai Golkar, karyawan Fraksi Partai Golkar DPR RI dan masyarakat di sekitar Kantor DPP Partai Golkar.
"Selain itu, hewan kurban ini juga akan disalurkan ke yayasan, panti asuhan, ormas, dan pesantren di wilayah Jabodetabek. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini tentunya dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama dan MUI," ujar TB. Ace Hasan Syadzily kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui keterangan tertulis, Jumat (31/7).
Pendistribusian daging kurban juga akan langsung dibagikan dengan cara diantar ke rumah-rumah penerima daging kurban untuk meminimalisir kerumunan masyarakat.
Selain itu, Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartanto berharap, kegiatan ibadah kurban di saat pandemik Covid-19 tidak mengurangi esensi dan hikmah yang dapat diambil dari momentum perayaan hari raya kurban.
"Dengan semangat berkurban, kita sempurnakan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan di masa pandemik saat ini. Sekaligus momen Hari Raya Idul Adha sepatutnya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," jelas Airlangga.
Airlangga menambahkan, di Hari Raya Idul Adha ini juga sebagai momentum bagi Partai Golkar untuk memasrahkan tujuan hidup dan bekerja termasuk berpolitik hanya untuk kepentingan umat manusia.
"Tujuan hidup dan bekerja, termasuk berpolitik, dengan naungan Partai Golkar harus dipasrahkan keseluruhannya untuk sebesar-besarnya kepentingan umat manusia, dan tentu demi keridhaan Allah SWT," pungkas Menko Perekonomian itu.
BERITA TERKAIT: