Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid mengaku telah menerima kabar tersebut. Namun saat ini masih dalam proses perizinan.
"Kabarnya demikian. Masih proses perizinan, nanti kita kabarkan jika sudah siap semua," ujar poltisi Partai Golkar ini kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/3).
Meutya menambahkan saat ini anggota dewan tengah menjalani masa reses, sehingga belum mengetahui secara pasti alkes apa saja yang akan dijemput TNI.
"Kemhan minta dukungan transportasi udara lewat TNI. Kami hanya diberi tahu informal. Jadi persisnya barang apa dan lain-lain kami tidak tahu," ucapnya.
Mantan presenter berita ternama ini juga mengatakan sempat mendengar alat apa saja yang bakal dijemput TNI. Salah satunya APD untuk dokter dan perawat.
"Yang saya dengar rapid test, PCR, apd buat dokter dan perawat," ujar Meutya.
"Prinsipnya selama untuk kebaikan dan melihat urgensi peningkatan penyebaran Covid-19, kita pahami," tutup legislator dapil Sumut I ini menambahkan.
BERITA TERKAIT: