Permintaan itu termuat dalam surat Prabowo bernomor B/667/III/2020 tertanggal hari ini, perihal Pengambilan Alat Kesehatan.
Adapun Alkes berupa disposable masks, n95 masks, protective clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer, dan surgical caps itu nantinya akan digunakan oleh Tim Medis Kemhan dan TNI guna pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona baru (Covid-19).
"Saya mendukung kebijakan Menteri Pertahanan untuk mengambil alkes ke Shanghai," kata anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/3).
Pasalnya, kata politisi PAN ini, alkes yang dimiliki oleh Indonesia terbilang minim dan langka untuk kebutuhan tim medis. Belum lagi, tingginya harga alat kesehatan di tengah wabah virus corona membuat masyarakat kesulitan.
"Aat-alat kesehatan itu sangat dibutuhkan di tanah air. Sementara fakta di lapangan, alat-alat itu sangat langka dan kalaupun ada harganya sangat mahal. Dengan mengambil ke Shanghai, diharapkan pasokan alkes akan tersedia dan paramedis dan pasien yang membutuhkan bisa menggunakannya," tutur Saleh.
Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menilai kebijakan yang diambil oleh Prabowo itu sudah tepat. Sebab, tidak ada salahnya jika pemerintah Indonesia meminta bantuan kepada negara sahabat untuk menyelamatkan warga negaranya sendiri.
"Ini masalah kemanusiaan. Tentu tidak ada salahnya meminta bantuan ke negara lain. Kita lagi butuh. Paramedis kita sudah banyak yang meminta agar hal ini bisa dipenuh," demikian Saleh Daulay.